Bangkinang Kota— Pemerintah Kabupaten Kampar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan bagi anak usia dini. Salah satunya melalui kegiatan Manasik Akbar tingkat Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Kampar yang berlangsung di kawasan Islamic Centre Bangkinang.
Kegiatan yang diikuti ratusan peserta didik dari berbagai kecamatan tersebut berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Selain menjadi sarana edukasi mengenal tata cara ibadah haji, manasik akbar juga dinilai efektif dalam menanamkan nilai religius, disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab kepada anak-anak sejak dini.
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar, Helmi, menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan sangat penting ditanamkan sejak usia dini sebagai pondasi pembentukan generasi yang unggul dan berakhlak mulia.
“Manasik akbar bukan hanya kegiatan seremonial atau simulasi ibadah semata, tetapi menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak-anak agar tumbuh dengan nilai religius, disiplin, dan rasa kebersamaan,” ujar Helmi.
Ia menilai kegiatan edukatif seperti ini mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun kecintaan anak terhadap nilai-nilai Islam sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, para peserta didik memperagakan berbagai rangkaian ibadah haji, mulai dari ihram, tawaf, sa’i, hingga lempar jumrah dengan pendampingan guru masing-masing. Suasana penuh semangat dan keceriaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Helmi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Disdikpora akan terus mendukung berbagai program pendidikan yang berorientasi pada penguatan karakter dan akhlak generasi muda. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan moral dan spiritual peserta didik.
“Anak-anak adalah generasi penerus daerah. Karena itu, pendidikan agama dan pembentukan karakter harus diperkuat sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun pendidikan yang berkualitas dan bernilai religius di Kabupaten Kampar. (Osri)












