Kampar, Riau – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kampar menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) sebagai bagian penting dalam penguatan pendidikan keagamaan di Kabupaten Kampar.
Hal tersebut disampaikan dalam agenda pembahasan bersama tenaga pendidik dan pihak terkait mengenai perkembangan pendidikan keagamaan, termasuk persoalan insentif guru MDTA yang dinilai perlu mendapat perhatian berkelanjutan.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kampar, Tony Hidayat, menegaskan bahwa peran guru MDTA sangat penting dalam membentuk karakter serta pendidikan agama generasi muda di tengah masyarakat.
“Guru-guru MDTA memiliki peran besar dalam membina akhlak dan pendidikan agama anak-anak kita. Kami di Komisi II melihat ini sebagai hal yang sangat penting. Karena itu kami mendorong agar kesejahteraan guru MDTA terus menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujar Tony Hidayat.
Ia menambahkan, pendidikan keagamaan merupakan pondasi penting dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki karakter kuat. Menurutnya, dukungan terhadap guru MDTA tidak hanya menyangkut insentif, tetapi juga perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan diniyah di daerah.
Selain membahas insentif, pertemuan juga menyoroti pentingnya dukungan sarana belajar serta keberlanjutan program pendidikan keagamaan di Kabupaten Kampar.
Para guru yang hadir menyampaikan apresiasi atas perhatian DPRD Kampar dan berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan yang berpihak kepada tenaga pendidik.
Melalui pembahasan tersebut, DPRD Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing di Kabupaten Kampar.
(Redaksi)












