Disdikpora Kampar Gandeng PT RAPP Perkuat Pendidikan SD–SMP, Target Rapor Pendidikan Tembus 72 di 2026

Kampar – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar bersama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menjalin sinergi dalam program peningkatan mutu pendidikan dasar melalui kegiatan Stakeholder Meeting Program School Improvement yang menyasar jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kegiatan koordinasi yang berlangsung pada Senin (9/2/2026) tersebut dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, para kepala sekolah, pengawas pendidikan, serta perwakilan manajemen PT RAPP. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat peran berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Perwakilan PT RAPP, Leo Simatupang selaku Community Development Department Head, menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Program tersebut dirancang sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan hingga tahun 2030.

Menurut Leo, penguatan pendidikan dasar sangat penting karena menjadi fondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dasar hingga SMP menjadi perhatian utama kami. Kami ingin sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasional perusahaan mampu mencapai standar pendidikan nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa program CSR pendidikan PT RAPP tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga berfokus pada peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan manajemen sekolah. Berbagai kegiatan yang dijalankan meliputi pelatihan teaching skill bagi guru, penguatan tata kelola sekolah untuk kepala sekolah, hingga pendampingan dalam penyusunan perencanaan berbasis kebutuhan pendidikan.

Selain itu, perusahaan juga mendorong penguatan budaya literasi melalui pengembangan perpustakaan sekolah. Bantuan yang diberikan tidak sebatas penyediaan buku, tetapi juga mencakup pelatihan pengelolaan perpustakaan, peningkatan kapasitas pustakawan, serta pembinaan budaya membaca di lingkungan sekolah.

“Kami menargetkan capaian literasi dan numerasi di sekolah binaan dapat berada di atas 70 persen sesuai dengan standar rapor pendidikan nasional,” jelas Leo.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, Helmi, menyampaikan apresiasi atas dukungan PT RAPP dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat penting dalam mempercepat peningkatan mutu pendidikan.

Helmi menjelaskan bahwa kerja sama tersebut juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang mengatur kewajiban perusahaan dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Menurutnya, rapor pendidikan Kabupaten Kampar saat ini berada pada angka 69,63. Melalui berbagai program peningkatan kualitas pendidikan yang dilakukan secara kolaboratif, pemerintah daerah menargetkan capaian tersebut dapat meningkat menjadi 72 pada tahun 2026.

“Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk PT RAPP, kami optimistis kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar akan terus meningkat. Program pendampingan ini diharapkan dapat membantu guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar di sekolah,” ungkap Helmi.

Program CSR pendidikan PT RAPP sendiri direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026 dengan berbagai agenda lanjutan, mulai dari pelatihan guru, pendampingan sekolah, hingga pengembangan fasilitas pendidikan secara bertahap.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan pendidikan, di antaranya Community Development Head PT RAPP Ferdinan Leohansen Simatupang, Community Development Operational Manager Berlian, Stakeholder Relation Manager Elwan Jumari, Deputy Strategic Planning Manager Purwodadi Astanto, Program Coordinator Education Vonne Kandou, Regional Coordinator Kampar Regency Fitra Hidayat, tim Community Development Hendrik SHR Askep, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Raja Zulkarnain, Koordinator Wilayah Pendidikan Yolanda Sri Rahayu, para pengawas sekolah, kepala sekolah SMP dan SD, serta para guru dari berbagai wilayah di Kabupaten Kampar.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan insan pendidikan, diharapkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar dapat terus meningkat serta melahirkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing di masa depan.*(redo)