KAMPAR – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Kampar yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Kampar Tahun 2025 mendadak menjadi sorotan publik, Senin (13/4/2026).
Di tengah agenda penting tersebut, muncul momen yang menjadi perhatian ketika salah satu anggota dewan diduga tertidur saat sidang berlangsung. Peristiwa itu terlihat dalam dokumentasi rapat, sementara peserta lain tetap mengikuti jalannya pembahasan.
Rapat yang digelar gedung DPRD Kabupaten Kampar tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap kinerja pemerintah daerah selama tahun anggaran 2025. Dalam forum ini, masing-masing fraksi menyampaikan pandangan umum berupa evaluasi, kritik, dan saran terhadap pelaksanaan program serta penggunaan anggaran daerah.
Sorotan publik pun bermunculan, salah satunya disampaikan oleh Antoni, warga Kabupaten Kampar. Ia menilai bahwa rapat paripurna merupakan forum penting yang seharusnya diikuti dengan penuh keseriusan oleh seluruh anggota dewan.
“Kami sebagai masyarakat tentu berharap wakil rakyat bisa mengikuti rapat dengan serius, apalagi ini menyangkut kepentingan banyak orang. Momen seperti ini sangat disayangkan terjadi,” ujar Antoni.
Menurutnya, kehadiran dan kesungguhan anggota legislatif dalam menjalankan tugas merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat yang telah memberikan amanah.
Di sisi lain, jalannya rapat tetap berlangsung dengan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap LKPj Bupati Kampar Tahun 2025. Dokumen tersebut menjadi dasar penting dalam menilai capaian pembangunan daerah, efektivitas penggunaan anggaran, serta arah kebijakan ke depan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak DPRD Kabupaten Kampar terkait momen tersebut. Namun, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga etika, disiplin, dan profesionalisme dalam setiap forum resmi.
Rapat paripurna sebagai bagian dari mekanisme demokrasi daerah diharapkan tetap berjalan secara transparan dan akuntabel, guna memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak kepada masyarakat.* (Osri)












