Pacu Sampan Dragon Boat Kampar Berakhir Meriah, Helmi Dorong Jadi Event Wisata Unggulan Tahunan

Bangkinang Kota – Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kabupaten Kampar ditutup dengan semarak melalui ajang Pacu Sampan Dragon Boat yang berlangsung di Tepian Sungai Kampar, Minggu (5/4/2026). Ribuan masyarakat memadati lokasi, menciptakan suasana penuh semangat, kebersamaan, dan sportivitas.

Penutupan kegiatan dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Ardi Mardiansyah, yang turut dihadiri unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi bukti kuatnya dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus pengembangan potensi daerah.

Dalam momentum tersebut, Plt. Kadisdikpora Kabupaten Kampar, Helmi, S.H., M.H. menyoroti besarnya peluang yang dimiliki event pacu sampan untuk dikembangkan lebih jauh. Ia menilai, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan rakyat, tetapi juga menjadi aset strategis dalam mendorong sektor pariwisata berbasis budaya dan olahraga.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi modal besar bagi kita untuk menjadikan pacu sampan sebagai agenda wisata tahunan yang mampu menarik pengunjung dari berbagai daerah,” ujar Helmi.

Lebih lanjut, Helmi menegaskan bahwa pengembangan pacu sampan sejalan dengan arah kebijakan bupati – wakil bupati kampar  dalam memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan turut memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi lokal.

Selain itu, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. Ia berharap semangat kompetisi yang sehat ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kampar.

Penutupan Pacu Sampan Dragon Boat ini menjadi simbol berakhirnya rangkaian HUT Kampar ke-76 dengan penuh kesan positif. Ke depan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga berkembang sebagai ikon wisata unggulan yang mampu mengangkat nama Kabupaten Kampar di tingkat yang lebih luas.*(Osri)