Melalui UKK Tahap II, H. Ahmad Yuzar Tegaskan Komitmen Penguatan Struktur dan Konsolidasi PKB Kampar 2026–2031

Pekanbaru – Dinamika internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kampar memasuki tahap krusial seiring digelarnya Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Tahap II oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB sebagai bagian dari proses seleksi calon Ketua DPC PKB Kampar periode 2026–2031. Rabu 22/4/2026

Salah satu figur yang menjadi sorotan dalam tahapan tersebut adalah H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., yang saat ini juga menjabat sebagai Bupati Kampar sekaligus Ketua DPC PKB Kampar. Dalam forum UKK, ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta membangun struktur partai yang lebih solid, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

UKK Tahap II sendiri merupakan tahapan lanjutan yang digelar DPP PKB dengan pendekatan evaluasi mendalam terhadap kapasitas kepemimpinan kader. Proses ini mencakup penilaian komitmen politik, kemampuan manajerial organisasi, hingga strategi pemenangan partai di daerah.

Dalam berbagai pemetaan internal, Ahmad Yuzar disebut sebagai salah satu kandidat dengan kekuatan pada aspek struktural dan pengalaman kepemimpinan, mengingat posisinya di pemerintahan daerah sekaligus dalam struktur partai.

Dalam penyampaian visinya, Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya penguatan struktur partai dari tingkat DPC hingga ranting sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan politik ke depan.

Ia menekankan bahwa PKB Kampar harus bergerak sebagai organisasi politik yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga adaptif terhadap perubahan sosial serta mampu hadir lebih dekat dengan masyarakat.

“Penguatan struktur dan kaderisasi merupakan kunci utama. PKB harus semakin solid, hadir di tengah masyarakat, dan mampu menjawab tantangan politik secara terukur dan berkelanjutan,” demikian arah penegasan visi yang disampaikan dalam forum UKK.

Sekretaris DPC PKB Kampar, Sutan ATT, turut memberikan pandangan terkait pelaksanaan UKK Tahap II tersebut.

Ia menyampaikan bahwa proses UKK merupakan bagian penting dari mekanisme organisasi dalam memastikan kepemimpinan partai berjalan secara profesional dan sesuai dengan kebutuhan kaderisasi.

“UKK ini bukan sekadar proses administratif, tetapi bagian dari upaya memastikan PKB Kampar dipimpin oleh figur yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen kuat terhadap penguatan struktur partai. Kami di tingkat DPC tentu siap mendukung seluruh proses yang ditetapkan DPP,” ujarnya.

DPP PKB dalam UKK Tahap II menitikberatkan penilaian pada sejumlah aspek strategis, di antaranya penguatan manajemen partai, kapasitas kepemimpinan, konsolidasi organisasi, serta strategi peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Proses ini menjadi bagian dari mekanisme seleksi nasional PKB untuk memastikan setiap daerah dipimpin oleh figur yang memiliki kapasitas kepemimpinan adaptif dan berorientasi pada penguatan basis partai.

Dengan memasuki tahapan UKK yang semakin ketat, dinamika pemilihan Ketua DPC PKB Kampar diperkirakan berlangsung kompetitif. Figur yang mampu menggabungkan kekuatan struktural, elektoral, serta kemampuan konsolidasi organisasi akan menjadi penentu arah kepemimpinan partai ke depan.*(Osri)