Rangkap Tiga Jabatan di Kampar Disorot, Pasien Keluhkan Sulit Temui Dokter Spesialis Kulit RSUD Bangkinang

KAMPAR, RIAU — Pelayanan Poliklinik Spesialis Kulit RSUD Bangkinang menjadi sorotan setelah sejumlah pasien mengeluhkan sulitnya mendapatkan pelayanan langsung dari dokter spesialis.

Sorotan ini muncul seiring perhatian publik terhadap dr. Imawan Hardiman, Sp.DVE yang diketahui mengemban tiga jabatan, yakni Dokter Spesialis Kulit RSUD Bangkinang, Direktur Utama RSUD Bangkinang, serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas pengaturan tugas dan dampaknya terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Seorang pasien berinisial R mengaku harus datang berulang kali dari rumahnya ke RSUD Bangkinang, namun belum mendapatkan kepastian pelayanan.

“Kami sudah beberapa kali datang ke rumah sakit karena membutuhkan dokter, tapi belum juga bisa bertemu. Ini cukup menyulitkan karena jarak rumah kami jauh,” ungkapnya.

Ia berharap ada kepastian pelayanan agar pasien tidak dirugikan dari segi waktu dan biaya.

“Kami hanya ingin kepastian pelayanan, karena datang ke rumah sakit untuk berobat,” ujarnya.

Praktisi hukum Zaitul Bahadi, S.H. menilai setiap pejabat publik wajib memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Jabatan publik harus diiringi dengan tanggung jawab pelayanan. Jika muncul keluhan masyarakat, pemerintah perlu melakukan evaluasi secara objektif agar sistem pelayanan tetap berjalan baik,” ujarnya.

Pelayanan kesehatan merupakan hak masyarakat yang dijamin dalam UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Ketentuan tersebut menegaskan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, serta sesuai standar, dan rumah sakit wajib memberikan pelayanan yang manusiawi, adil, serta efektif.

Redaksi Kalibernews.com telah mencoba mengonfirmasi kepada dr. Imawan Hardiman terkait keluhan pasien dan pelayanan Poliklinik Kulit RSUD Bangkinang.

BACA JUGA  Sawit Melimpah, Industri Besar Dinanti: Bupati Kampar Gaspol Dorong Investasi Pengolahan Hilir

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi yang diberikan.

Tim Redaksi