Pemuda LIRA Riau Perkuat Sinergi dengan Kejati Riau, Tegaskan Komitmen Kawal Pemberantasan Korupsi

Pekanbaru – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Riau melakukan audiensi strategis dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau sebagai langkah konkret memperkuat sinergi dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Bumi Lancang Kuning.

Audiensi yang berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026, awalnya dijadwalkan bersama Kepala Kejati Riau Dr. Sutikno, S.H., M.H. Namun karena agenda kedinasan, pertemuan tersebut diwakili oleh Asisten Intelijen Kejati Riau Sapta Putra, S.H., M.Hum didampingi Kasi Penerangan Hukum Kejati Riau Zikrullah, S.H., M.H.

Dalam pertemuan tersebut, DPW Pemuda LIRA Riau hadir langsung dipimpin oleh Daniel Saragi, S.H. selaku Ketua DPW, bersama Sapala Sibarani, S.H. (Ketua Bidang Hukum), Rial Akbar (Humas), serta Jhonson Tampubolon (anggota).

Audiensi ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi yang konstruktif antara organisasi kepemudaan dan institusi penegak hukum, khususnya dalam menciptakan kolaborasi berkelanjutan guna mendukung pembangunan Provinsi Riau yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Ketua DPW Pemuda LIRA Riau Daniel Saragi, S.H. menegaskan bahwa Pemuda LIRA Riau berkomitmen penuh menjadi mitra strategis Kejati Riau dalam mengawal penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi.

“Pemuda LIRA adalah organisasi yang lahir dari semangat kontrol sosial. Kami siap bekerja sama, mengawal, sekaligus mendukung Kejati Riau dalam setiap langkah penegakan hukum, terutama terhadap tindak pidana korupsi yang merugikan kepentingan publik,” tegas Daniel.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemuda LIRA Riau akan menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dan bertanggung jawab sebagai bagian dari partisipasi masyarakat dalam sistem penegakan hukum.

“Di bawah kepemimpinan Bapak Dr. Sutikno, kami berharap penegakan hukum di Riau semakin kuat, profesional, dan berkeadilan,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Hukum Pemuda LIRA Riau, Sapala Sibarani, S.H., menegaskan kesiapan organisasinya untuk mendorong pendekatan preventif sekaligus memberikan dukungan moral terhadap langkah-langkah represif Kejati Riau dalam memberantas kejahatan, khususnya korupsi.

“Upaya pencegahan dan penindakan harus berjalan beriringan. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi yang serius, konsisten, dan berkesinambungan antara Kejati Riau dan elemen masyarakat sipil seperti Pemuda LIRA,” ujarnya.

Audiensi tersebut ditutup dengan semangat bersama untuk membangun sinergi yang positif demi terciptanya penegakan hukum yang berintegritas, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat di Provinsi Riau.*(Tim)