Wakil Bupati Kampar Misharti Hadiri High Level Meeting TPID Riau, Bahas Strategi Stabilkan Harga Pangan Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026

PEKANBARU – Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Riau yang digelar di Balai Serindit Gedung Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru, Rabu (11/3/2026).

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau SF Haryanto dan dihadiri para kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Pertemuan ini mengangkat tema “Menjaga Ketersediaan Pangan dan Stabilitas Harga Menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.”

Kegiatan ini menjadi langkah koordinasi penting antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi pangan, serta stabilitas harga selama momentum Ramadhan hingga Idul Fitri.

Wakil Bupati Kampar Misharti menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya terkait kebutuhan pangan masyarakat.

“Momentum Ramadhan dan Idul Fitri biasanya diikuti dengan peningkatan permintaan bahan pokok. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman, distribusi lancar, dan harga tetap stabil, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang,” ujar Misharti.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Kampar bersama TPID daerah akan terus melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari pemantauan harga di pasar, penguatan distribusi logistik, hingga koordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga.

High Level Meeting TPID ini juga menjadi forum penting bagi seluruh kepala daerah di Riau untuk menyatukan strategi pengendalian inflasi, terutama menjelang periode konsumsi tinggi selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta instansi terkait, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Kampar, tetap terjaga, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta menjaga daya beli masyarakat.*(Tim)