KAMPAR, 09 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Kampar terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan infrastruktur penanggulangan bencana, khususnya di wilayah rawan abrasi dan longsor. Upaya ini diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mengantisipasi potensi kerusakan lingkungan yang berdampak pada masyarakat.
Salah satu langkah nyata dilakukan oleh Kepala Desa Sungai Agung, Kecamatan Tapung, Muhammad Akhayar Sidik, yang secara langsung menyerahkan proposal permohonan pembangunan turap kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar.
Pengajuan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah desa terhadap kondisi di lapangan, di mana beberapa titik wilayah Sungai Agung mengalami potensi abrasi yang dapat mengancam infrastruktur jalan serta permukiman warga.
Muhammad Akhayar Sidik menyampaikan bahwa pembangunan turap sangat dibutuhkan sebagai langkah preventif guna menghindari dampak yang lebih besar di masa mendatang.
“Kami berharap melalui dukungan Pemkab Kampar, khususnya BPBD, pembangunan turap ini dapat segera direalisasikan demi melindungi lingkungan dan masyarakat dari ancaman abrasi,” ujarnya.
Sekretaris Desa Sungai Agung, Hasbi, SE, turut menyampaikan bahwa usulan tersebut telah disusun secara administrasi dan teknis dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta kebutuhan masyarakat yang mendesak.
“Kami memastikan seluruh dokumen pendukung telah dilengkapi agar proses pengajuan dapat berjalan dengan baik dan segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar, Ir. Azwan, M.Si menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap usulan yang masuk dari pemerintah desa sesuai dengan skala prioritas dan tingkat urgensi di lapangan.
“BPBD Kampar akan melakukan kajian teknis terlebih dahulu terhadap proposal yang diajukan. Jika memenuhi kriteria dan masuk dalam prioritas penanganan, tentu akan kita dorong untuk dapat direalisasikan melalui program yang tersedia,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Kampar terus berkomitmen dalam memperkuat sistem mitigasi bencana, termasuk melalui pembangunan infrastruktur seperti turap untuk melindungi kawasan rawan.
Pembangunan turap dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas tanah di sepanjang aliran sungai, sekaligus melindungi akses jalan dan lahan masyarakat agar tetap aman dan produktif.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa dan Pemkab Kampar, diharapkan berbagai potensi bencana dapat diminimalisir, serta tercipta lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan bagi masyarakat.* (Osri)











