452 Calon Jamaah Haji Kampar Ikuti Manasik, Pemkab Perkuat Pembekalan Spiritual dan Mental Jelang Tanah Suci

KAMPAR — Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, sebanyak 452 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kampar mengikuti kegiatan manasik haji tingkat kabupaten yang dipusatkan di Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Kota. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pembekalan ilmu, kesiapan mental, serta pemahaman teknis pelaksanaan ibadah haji bagi seluruh calon jamaah.

Pelaksanaan manasik berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Kampar, Kementerian Agama, petugas haji daerah, hingga ratusan calon jamaah yang akan diberangkatkan dalam beberapa kelompok terbang menuju Embarkasi Batam sebelum bertolak ke Arab Saudi.

Dalam kegiatan tersebut, para jamaah diberikan pemahaman menyeluruh mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari rukun, wajib, sunnah, hingga berbagai ketentuan teknis selama berada di Tanah Suci. Selain itu, pembekalan kesehatan, kedisiplinan, dan kesiapan fisik juga menjadi perhatian utama agar jamaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, H. Dirhamsyah, menegaskan bahwa manasik bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian terpenting dalam membentuk jamaah yang mandiri dan memahami tata cara ibadah secara benar. Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan ilmu dan kesehatan bagi seluruh calon jamaah.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar, Helmi,S.H, M.H turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan manasik haji yang dinilai memiliki nilai edukatif dan spiritual yang sangat besar bagi masyarakat.

Menurut Helmi, kegiatan manasik tidak hanya menjadi sarana pembelajaran ibadah, tetapi juga mengandung nilai kedisiplinan, kesabaran, kebersamaan, dan penguatan mental spiritual yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

“Ibadah haji mengajarkan banyak nilai kehidupan, mulai dari disiplin, keikhlasan, kesabaran hingga semangat persaudaraan. Karena itu, manasik menjadi bekal penting sebelum jamaah berangkat ke Tanah Suci,” ujar Helmi.

BACA JUGA  GMPR Soroti Pengangkatan Tenaga Ahli Non-ASN oleh Plt Gubernur Riau

Ia juga berharap seluruh Jamaah Calon Haji Kabupaten Kampar dapat mengikuti seluruh tahapan ibadah dengan baik, menjaga kesehatan, dan selalu mematuhi arahan petugas selama berada di Arab Saudi.

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami mendoakan seluruh jamaah haji Kabupaten Kampar diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air menjadi haji dan hajjah yang mabrur,” tambahnya.

Helmi menilai semangat religius masyarakat Kampar yang terus terjaga menjadi kekuatan besar dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan berakhlak. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti manasik haji juga menjadi bagian dari penguatan nilai spiritual di tengah masyarakat.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, ratusan jamaah tersebut diberangkatkan dalam beberapa kloter melalui Embarkasi Batam dengan jadwal penerbangan bertahap dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Kementerian Agama berharap seluruh jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan aman, lancar, dan kembali membawa predikat haji yang mabrur demi keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan daerah. (Rahmad)