Bupati Kampar Tegaskan Komitmen Jaga Ketahanan Pangan, GPM Jadi Strategi Utama Stabilkan Harga

KAMPAR, 09 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Kampar terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) pasca Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini menjadi langkah strategis dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi setelah momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok harus dijaga secara berkelanjutan agar tidak menimbulkan tekanan ekonomi di tengah masyarakat.

“Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pangan, dapat terpenuhi dengan baik, baik dari sisi ketersediaan maupun keterjangkauan harga,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah bukan sekadar program jangka pendek, melainkan bagian dari kebijakan strategis yang dirancang untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar. Dengan adanya intervensi ini, pemerintah berharap mampu meredam gejolak harga yang berpotensi terjadi pasca Idul Fitri.

Lebih lanjut, Bupati Kampar menekankan pentingnya penguatan sistem distribusi sebagai faktor kunci dalam menjaga stabilitas harga. Menurutnya, distribusi yang lancar akan berdampak langsung terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok di tingkat masyarakat.

“Kita tidak hanya fokus pada ketersediaan barang, tetapi juga memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke tingkat bawah. Ini menjadi kunci agar harga tetap stabil,” tambahnya.

Dalam kerangka kebijakan yang lebih luas, Pemerintah Kabupaten Kampar juga terus mendorong penguatan ketahanan pangan daerah melalui berbagai program terintegrasi, mulai dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, hingga stabilisasi harga melalui intervensi pasar.

Bupati Kampar menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan ekonomi sekaligus melindungi masyarakat dari dampak fluktuasi harga.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat. Stabilitas harga dan ketersediaan pangan adalah prioritas utama yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Kampar optimistis mampu menjaga stabilitas harga pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.*(Osri)