BANGKINANG KOTA — Suasana Taman Kota Bangkinang berubah meriah dan penuh warna saat ribuan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memadati lokasi peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 tingkat Kabupaten Kampar. Pawai karnaval dan pentas seni yang digelar Pemerintah Kabupaten Kampar berlangsung semarak, menghadirkan gelombang kreativitas, keceriaan, dan semangat generasi emas masa depan.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bunda PAUD Kabupaten Kampar, Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar. Dengan balutan nuansa budaya dan kostum penuh warna, para peserta tampil percaya diri menampilkan beragam atraksi seni, tarian daerah, hingga parade edukatif yang memukau masyarakat yang memadati area taman kota.
Momentum Hari Anak Nasional tahun ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini melalui pendidikan kreatif, karakter, dan penguatan bakat sejak usia muda.
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, anak-anak merupakan aset paling berharga bagi masa depan daerah dan bangsa sehingga harus mendapat perhatian serius sejak usia dini.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar terus berkomitmen memperkuat pendidikan anak usia dini sebagai pondasi utama membentuk generasi yang cerdas, sehat, kreatif, dan berakhlak mulia.
“Anak-anak hari ini adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan Kampar. Karena itu mereka harus tumbuh dalam lingkungan yang positif, penuh kasih sayang, serta mendapatkan pendidikan yang baik sejak dini,” ujar Ahmad Yuzar.
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kampar juga menegaskan bahwa anak-anak harus diberikan ruang untuk berkembang dan mengekspresikan bakat mereka secara positif.
“Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Mereka harus tumbuh dalam lingkungan yang sehat, bahagia, kreatif, dan penuh kasih sayang agar mampu menjadi generasi unggul di masa mendatang,” ujarnya.
Berbagai penampilan seni dari anak-anak PAUD sukses menyita perhatian pengunjung. Tingkah polos dan penuh semangat dari para peserta membuat suasana acara dipenuhi tepuk tangan dan antusiasme masyarakat yang hadir.
Selain menjadi panggung kreativitas anak, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara guru, orang tua, dan pemerintah daerah dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas di Kabupaten Kampar.
Pawai karnaval yang melintasi kawasan Taman Kota Bangkinang turut menampilkan berbagai tema edukatif, mulai dari cinta lingkungan, budaya Melayu, profesi cita-cita, hingga semangat kebangsaan. Kreativitas para guru dalam mendampingi anak-anak mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kampar menilai peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap hak-hak anak, termasuk hak memperoleh pendidikan, perlindungan, kesehatan, dan ruang berekspresi secara positif.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya pentas seni yang menampilkan tarian tradisional, lagu anak-anak, hingga pertunjukan kreativitas dari berbagai lembaga PAUD se-Kabupaten Kampar.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, percaya diri, berkarakter, dan mencintai budaya daerah sejak usia dini.(putra)












