Bangkinang Kota – Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., menghadiri kegiatan pemaparan Rilis Inflasi Kabupaten Kampar periode Juni 2026 yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kampar di Ruang Media Center Gedung Asisten II, Selasa (1/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), kepala organisasi perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menghadirkan data statistik yang akurat untuk mendukung pengambilan kebijakan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa data inflasi memiliki peran penting sebagai indikator dalam mengukur kondisi perekonomian sekaligus daya beli masyarakat. Karena itu, hasil rilis BPS akan menjadi dasar evaluasi dan penyusunan langkah strategis dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kampar.
Menurut Misharti, pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari BPS, TPID, perangkat daerah, pelaku usaha hingga masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Kampar, Ir. Rozalinda, M.E., memaparkan perkembangan inflasi Kabupaten Kampar berdasarkan hasil pemantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) selama Juni 2026. Data tersebut menggambarkan pergerakan harga barang dan jasa yang menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan ekonomi maupun langkah pengendalian inflasi di daerah.
Pemerintah Kabupaten Kampar berharap hasil rilis inflasi ini semakin memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menjaga stabilitas harga, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Putra)












