KAMPAR, RIAU, – Kegiatan pejabat bukan prestasi. Foto bukan bukti. Seremonial bukan solusi.
Publik Kampar patut bertanya ketika aktivitas pemerintahan terlihat begitu ramai di ruang publik, tetapi hasil konkret yang dirasakan masyarakat belum selalu terlihat sebanding.
Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. tentu berhak tampil dan hadir dalam berbagai kegiatan. Namun jabatan publik bukan panggung popularitas. Yang ditunggu rakyat bukan seberapa sering pejabat hadir, melainkan seberapa banyak persoalan rakyat yang selesai.
Jangan sampai pola pemerintahannya berhenti pada datang, sambutan, foto, publikasi, lalu selesai.
Rakyat tidak hidup dari dokumentasi kegiatan. Rakyat membutuhkan jalan yang diperbaiki, pelayanan yang cepat, pendidikan yang berkualitas, ekonomi yang bergerak, dan persoalan masyarakat yang benar-benar ditindaklanjuti.
Kalau kegiatan itu menghasilkan manfaat, buktikan dengan data dan hasil.
Popularitas bukan prestasi.
Seremoni bukan solusi.
Foto bukan bukti keberhasilan.
Kini publik menunggu satu hal: kerja nyata.
Bukan ramai di kamera, tetapi nyata di lapangan.
Wakil Bupati adalah pejabat publik. Maka yang harus dibangun bukan sekadar citra, tetapi kepercayaan dan kepercayaan hanya lahir dari bukti. (Rahmad)












