Bunda Literasi Kampar Gerakkan Pelajar Jadi Generasi Cerdas, Kritis dan Siap Bersaing di Era Digital

BANGKINANG KOTA — Semangat membangun budaya literasi di kalangan generasi muda terus digaungkan di Kabupaten Kampar. Melalui kegiatan pembekalan penulisan resensi buku bagi pelajar SMP hingga SMA sederajat, Pemerintah Kabupaten Kampar menunjukkan keseriusannya dalam mencetak generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu berpikir kritis dan berdaya saing tinggi di tengah derasnya arus informasi digital.

Kegiatan yang digelar di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kampar tersebut mendapat perhatian besar dari berbagai kalangan pendidikan dan pegiat literasi. Program ini menjadi bagian dari langkah strategis daerah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju generasi emas masa depan.

Bunda Literasi Kabupaten Kampar, Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan pondasi penting dalam membangun pola pikir kritis, kreatif, dan bijak dalam menyikapi perkembangan zaman.

Menurutnya, generasi muda saat ini harus memiliki kemampuan memilah informasi serta tidak mudah terpengaruh hoaks dan konten negatif di media sosial. Karena itu, budaya membaca dan menulis harus terus ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter pelajar.

Dukungan penuh juga disampaikan Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti. Ia menilai penguatan budaya literasi menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Dr. Misharti, perkembangan teknologi digital membawa tantangan besar bagi dunia pendidikan. Karena itu, pelajar tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus dibekali kemampuan analisis, kreativitas, serta kecerdasan dalam memahami informasi.

“Generasi yang kuat adalah generasi yang gemar membaca, mampu berpikir kritis, dan memiliki karakter yang baik. Literasi menjadi pintu menuju kemajuan daerah dan masa depan bangsa,” ujarnya.

BACA JUGA  PPP DPRD Kabupaten Kampar Desak Pembenahan Total, Insentif Guru PDTA Terlambat Dinilai Masalah Berulang

Kegiatan pembekalan tersebut diikuti puluhan pelajar terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Kampar. Para peserta mendapatkan bimbingan langsung terkait teknik menulis resensi buku, memahami isi bacaan, hingga cara menyampaikan gagasan secara objektif dan menarik.

Selain menjadi ajang peningkatan kemampuan menulis, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan pelopor literasi muda yang nantinya dapat menggerakkan budaya membaca di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kampar, Ir. Kholida, MM, bersama sejumlah pegiat literasi dan dewan juri yang memberikan pembekalan kepada peserta

Melalui gerakan literasi yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Kampar optimistis mampu menciptakan generasi muda yang lebih cerdas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri serta budaya daerah. (Ardi)