182 Media Resmi Gandeng Pemkab Kampar 2026, Diskominfo Perkuat Publikasi Kinerja OPD Secara Masif

Bangkinang Kota – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keterbukaan informasi publik. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat finalisasi kerja sama media tahun 2026 bersama tim verifikasi dan insan pers, Selasa (31/3/2026).

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar, Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si, didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Bambang, S.IP., M.Si, serta tim verifikasi media yang terlibat aktif dalam proses seleksi dan penilaian.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar menetapkan sebanyak 182 media dinyatakan lulus verifikasi dan resmi menjalin kerja sama publikasi untuk tahun 2026. Penetapan ini sekaligus diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah dan insan pers.

Kadis Kominfo Kampar, Lukmansyah Badoe, dalam arahannya menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret untuk memperluas jangkauan informasi pembangunan daerah kepada masyarakat.

“Kerja sama ini sudah berjalan dengan baik, namun ke depan harus lebih ditingkatkan lagi, terutama dalam menyampaikan capaian dan program kerja seluruh OPD. Ini menjadi kebutuhan penting pimpinan, mengingat luasnya wilayah dan banyaknya perangkat daerah,” ujarnya.

Ia juga membuka ruang dialog dengan para wartawan, menerima berbagai masukan secara terbuka. Salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah perlunya peran aktif seluruh OPD dalam menyediakan bahan publikasi yang akurat dan cepat.

Menanggapi hal tersebut, Lukmansyah menegaskan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan jajaran kehumasan di masing-masing OPD agar tidak terjadi kendala dalam distribusi informasi kepada media.

Selain itu, Diskominfo Kampar juga mendorong optimalisasi Media Centre sebagai pusat distribusi rilis resmi pemerintah daerah. Dengan dukungan dokumentasi yang lengkap, termasuk foto kegiatan, diharapkan media dapat lebih mudah mengakses informasi dan menyampaikannya secara cepat kepada masyarakat.

“Media Centre harus menjadi solusi utama dalam penyediaan informasi kegiatan OPD. Ini penting agar publik mendapatkan informasi yang valid, cepat, dan terpercaya,” tambahnya.

Di akhir pertemuan, Lukmansyah Badoe menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang selama ini telah berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi pembangunan di Kabupaten Kampar.

Ia juga berharap para jurnalis dapat terus menghadirkan produk pemberitaan yang berkualitas dengan mengedepankan narasi yang santun dan berimbang.“Kritik tentu kami butuhkan, namun harus bersifat konstruktif. Pemerintah tidak alergi terhadap kritik, justru itu menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” tutupnya.*(Osri)